Guru terbaik

Dear mamah…

Tahun 2016 ini, status saya pun sudah menjadi seorang Ibu. Akhirnya saya tau bagaimana menjadi seorang Ibu. Ketika anak sakit, rasanya gelisah bukan kepalang. Dimana waktu tidur berkurang dan cenderung tidak ada karena banyak yang harus saya lakukan di rumah selagi anak saya tidur. Saat ini Ragnar 4 bulan, saya masih berlatih untuk menjadi seorang Ibu, seorang Istri, seorang pekerja onlineshop. dimana saya harus sibuk mengurus bayi, mengurus rumah dan mengurus deadline pesanan design saya. Lelah? Pasti. Tapi ternyata semua itu kalau di lakukan dengan ikhlas terasa ringan. Dulu, saya selalu menentang mamah, selalu membuat menangis karna ulah saya. Akhirnya saya tau rasanya khawatir terhadap anak. Saat saya merasa capek, dan ketika Ragnar rewel, saya pun tau rasanya kenapa banyak juga Ibu-ibu sering kesel karna ulah anaknya, ternyata disitulah tantangannya, apakah saya bisa mengendalikan emosi saya? Apakah saya bisa melatih atau mendidik anak saya dengan baik? Waktu tidur saya sangat berkurang semenjak punya anak. Karena saat Ia tidur itulah waktu yang pas untuk saya melakukan semua pekerjaan saya. Pekerjaan rumah yang tidak habis-habis. Harus sabar ketika pekerjaan belum selesai ternyata anak bangun dan menangis. Tapi, saat lelah, kalau lihat wajah anak saya sedang tidur, rasa lelah itu hilang. Ya… saya akhirnya tau kenapa mamah selalu nangis ketika saya pergi jauh. Waktu kuliah dan waktu saya kerja di jakarta. Dulu saya selalu bilang mamah lebay. Tapi.. ohh ini ternyata rasanya, ingin rasanya selalu dekat dengan anak. Saya merasa dekat dengan mamah semenjak saya selesai kuliah, setelah saya sudah kembali ke rumah, ya.. selama ini saya biasa saja, selama kuliah di Bandung saya jarang pulang, jarang sms apalagi telepon. Saya tidak tau juga ternyata di rumah mamah mengkhawatirkan saya, hanya saja tidak di ungkap. Alasannya satu “takut saya jadi gak fokus kuliah” . Selama kuliah apa saya memikirkan mamah? Tidak. Saya hanya memikirkan main main main. Saya pergi ke gunung, pergi k luar kota, apa saya bilang? No. Alasan saya pun satu “takut mamah khawatir dan kepikiran”. 

Setelah saya kembali ke rumah setelah 4 tahun merantau, saya tau bagaimana mamah memperjuangkan supaya saya tetap bisa bayar kuliah, di Bandung saya enak tinggal minta uang, apa saya tau ternyata mamah saya mengalami sulit uang? No. Pada saat itu mana saya peduli. Mamah selalu tidak pernah mau melihat saya pergi, karena beliau selalu bilang “mamah menganggap kamu main, jadi kamu pasti pulang, jd untuk apa mamah lihat kamu pergi, kan kamu main” itulah cara beliau supaya tidak nangis. 

Saat semua orang menilai saya buruk, hanya mamah yang selalu menilai saya baik. Mengaggap Saya tidak pernah salah. Disaat saya di kucilkan orang, mamah lah orang yang menguatkan saya dan meyakinkan saya bahwa saya lebih baik. Beberapa orang tua teman saya menilai saya bukan anak baik, karena dandanan saya yang semrawut dan anak kosan pergaulan pasti bebas, jadi takut berdampak buruk terhadap anaknya, tapi mamah saya tetap percaya saya tidak macem-macem. Ya.. hanya mamah yang percaya saya anak baik. 

Sampai saat ini, sampai saya sudah menikah dan sudah menjadi Ibu pun, mamah tetap menjadi malaikat penolong saya, dan saya merasa saya sangat membutuhkan mamah, dan tidak mau jauh lagi. Semua yang mamah rasakan mungkin sebagian telah saya rasakan. Ternyata begini menjadi seorang Ibu, bekerja di rumah, menjadi guru untuk anak, menjadi Istri , menjadi perawat, dan masih banyak lagi. 

Mamah saya seorang guru SD kelas 1, saya belajar membaca di rumah dan di sekolah, hingga akhirnya saya pandai membaca, mamah guru terbaik di kehidupan saya, guru yang mengajari arti kehidupan, arti keikhlasan dan arti kejujuran. Bagi saya, mamah saya yang paling terbaik. 

Semoga mamah dan bapa sehat selalu. 

Selamat hari Ibu,Mah. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s