Demam Pertama Ragnar – Imunisasi DPT

26 oktober 2016, jadwalnya Ragnar Imunisasi. dan hari ini kebetulan jadwal imunisasi DPT. yang katanya mampu meningkatkan kekebalan tubuh seseorang secara aktif terhadap penyakit Difteri, Pertusis, dan tetanus. dan saya denger efek samping dari imunisasi ini bikin anak demam atau anget. 2 hari ini kebetulan Ragnar agak rewel, maunya nempel mulu. di tinggal sedikit dia pasti bangun. dan nangis. sebenernya dia kenyang juga cuma dia minta nenon terus. pas hari ini jadwalnya imunisasi, dan imunisasi nya bikin rewel, cocok! makin rewel dan makin nemplok nih.

sepanjang perjalanan di mobil menuju bidan, Ragnar ngga mau tidur. maunya duduk. biasanya dia kalo imunisasi tidur. hari ini itu dia lagi susah di tidurin karena selalu kebangun sebentar-sebentar dan bikin saya jadi ngga bisa beraktifitas karena dia nangis mulu. sepertinya dia kena grow spurt lagi. Grow spurt  itu adalah  sebuah kondisi saat pertumbuhan bayi berjalan lebih cepat dari biasanya. bulan lalu sempet seperti ini juga dan memang setelah itu dia sudah pintar dan mau mulai di ajak ngobrol dan matanya pun mulai fokus, jadi udah asyik di ajak bercanda. nah kali ini dia mau pinter apa ya?

sesampainya di bidan, dia masih belum tidur, alhasil dia di suntik dalam keadaan melek dan akhirnya nangis lah sejadi-jadinya. Duh rasanya saya ngga tega lihat dia d suntik. sesampainya di rumah, saya segera memberikan obar paracetamol drop yang di berikan bidan tadi. katanya mencegah panas. yang ternyata tengah malem pun masih aja demam. jam 11 malam itu, dia masih belum begitu panas. suhunya pun masih sekitar 36 derajat. dan sampai akhirnya jam setengah 1 malam mendadak nangis kejer yang bener-bener ngamuk, setelah saya pegang jidatnya badannya panas. pas di cek suhunya naik menjadi 38.4 derajat. karena ini pengalaman pertama untuk saya mengatasi anak sakit, saya mencoba untuk tidak panik dan harus tenang. saya coba pakai kompresan bawang yang di tumbuk. tapi ternyata pas Ragnar sedang menyusui, entah kenapa badan nya Ragnar mendadak seperti yang agak kejang. Dia memang mudah kagetan, tapi malam itu saya merasa kagetannya agak beda, mata nya agak melotot dan kagetannya pun tidak hanya sekali tapi berkali kali dalam waktu beberapa detik, disitu saya mulai panik. hal yang saya lakukan pertama adalah browsing, apa itu termasuk kejang demam.

saya baca baca memang sebagian ada yang mengalami kejang demam setelah melakukan suntik imunisasi DPT, katanya kalau sampai tahap kejang itu biasanya ada turunan. menurut Ibu saya, saya belum pernah sampai kejang / step. tapi ternyata suami saya pernah. menurut artikel-artikel yang saya baca, baiknya si anak di tidurkan dalam keadaan miring, benar saja. alhamdulillah nya Ragnar tidur pulas setelah di posisi miring. minimal jadi tidak begitu kagetan. saya masih bingung itu benar demam kejang atau bukan. berharap sih bukan, hanya kagetan seperti biasa. karena tidurnya miring, akhirnya kompresan bawang di sudahi. di ganti jadi kompresan air hangat. pada intinya saya mengawasi jangan sampai panasnya sampai atau melebihi 39. jadi semalaman itu saya benar-benar jadi zombie yang mengawasi dia sampai pagi.

menjelang pagi pun panasnya masih ada, walaupun agak turun. sampai siang pun masih hangat. tapi sudah bisa tertawa-tertawa seperti biasa, yap! tapi masih rewel dan tidak mau di tinggal. setiap minum obat, wajahnya menunjukkan  rasa ketidaknyamanan. beberapa yang tau boleh sih bayi di kasih air putih sedikit kalau minum obat, tapi saya ngga berani kasih, jadi mungkin rasanya di mulutnya kurang enak. lebih baik saya cari tau cara lain supaya mengobati anak tanpa harus minum obat ya. kasian juga kalau minum obat, atau anak bayi sudah terkontaminasi dengan bahan kimia. setelah saya cari tau, ada yang namanya young living essential oil yang katanya minyak ajaib bisa membantu menyembuhkan beberapa keluhan untuk dewasa dan untuk bayi. akhirnya saya memutuskan memesan minyak ajaib itu. review menyusul karena barangnya belum sampai.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s